Dampak Bullying Media Sosial

Cyber Bullying

Saat ini, perkembangan teknologi telah berkembang begitu pesatnya sehingga orang orang mau tidak mau harus berusaha untuk mengikuti perkembangan trend terbaru agar tidak disebut sebagai katro atau ketinggalan zaman.

Hampir dalam segala bidang saat ini memanfaatkan keaneka ragaman bentuk kemajuan ini untuk menjalankannya, misalnya antara lain beberapa  kegiatan promosi atau pengenalan perusahaan dan bisnis menggunakan media sosial, pembuatan website perusahaan, mengerjakan tugas sekolah dengan bantuan internet, adanya media massa elektronik, dan banyak lagi.

Contoh yang paling sederhana adalah pergaulan antar manusia yang sudah berkembang dari pertemuan interpersonal menjadi pergaulan di dunia maya menggunakan media sosial. Melalui media sosial ini, orang – orang bahkan tidak perlu bertatap muka, cukup hanya bertemu dan berkenalan dengan tulisan – tulisan yang di posting atau melalui foto – foto yang diunggah. Media sosial dapat mempertemukan jutaan orang yang terpisah di berbagai belahan dunia di dalam satu wadah sekaligus. Sayangnya, ada dampak negatif dalam perkembangan di media sosial karena tidak semua orang dapat menggunakan media sosial itu dengan bijak. Adanya keleluasaan karena tidak perlu bertatap muka malah membuat sebagian orang merasa sangat bebas untuk mengatakan berbagai hal yang kurang baik pada setiap kesempatan. Salah satu contohnya adalah Cyber Bullying.

Pengertian Dan Penyebab Dari Cyber Bullying

Cyber Bullying adalah perlakuan kasar yang dilakukan satu atau sekelompok orang secara berulang dengan bantuan alat elektronik yang membuat targetnya kesulitan untuk membela diri. Bentuknya bisa berupa foto, meme, status, video, komentar, dll yang bertujuan untuk menjatuhkan, merendahkan, dan mempermalukan seseorang yang dijadikan targetnya.

Cyber bullying ini sangat umum terjadi di media sosial Facebook, Twitter, Instagram, Path, Tiktok, dan media sosial lainnya. Kategori cyber bullying diberlakukan hanya jika korbannya adalah remaja yang berusia dibawah 18 tahun, yang belum dianggap dewasa dari segi hukum. Jika hal ini terjadi pada seseorang yang telah berusia 18 tahun keatas, maka hal itu akan disebut atau dikategorikan sebagai cyber crime, hate speech, atau cyber stalking.

Penyebab cyber bullying tidak memiliki faktor tunggal, melainkan berkembang dari berbagai hal yang kompleks, yang berasal dari akumulasi masalah di keluarga, sekolah dan lingkungan pergaulan. Dendam, perasaan frustasi atau kemarahan terpendam, terlalu banyak waktu luang, pengangguran, iri hati, dan banyak lagi perasaan negatif yang dapat berkumpul dan mendorong keinginan untuk membully. Keinginan untuk dianggap atau berkuasa dalam lingkungannya juga dapat mendorong seseorang melakukan cyber bullying, karena kemudahan akses internet dapat menjadi jalan untuk menekan pihak lain kapan saja, hanya dengan bermodalkan telepon genggam.

 

Dampak Dari Cyber Bullying

Tidak ada korban dari Cyber Bullying yang akan lolos dari dampak bekas bekas bullying pada dirinya. Baik itu secara emosional maupun psikologis. Berikut adalah dampak dari Cyber bullying :

  • Dipermalukan

Tujuan para pembully memang untuk membuat korbannya jatuh secara mental demi kesenangan diri mereka sendiri. Korban bullying akan merasa dipermalukan dalam waktu yang lama, bahkan mungkin seumur hidup, karena di dunia cyber semua materi yang dimasukkan dan berkaitan dengan bullying tersebut akan selalu ada dan mengusik sang korban.

  • Stress Dan Depresi

Mengalami penghinaan dan tekanan terus menerus akan meningkatkan frekuensi perasaan sedih dan melakolis yang akan mengarah kepada terbentuknya stres dan depresi pada korban cyber bullying. Perasaan bahagia akan sulit dirasakan karena terkikis oleh berbagai kejadian buruk yang dialami.

  • Kehilangan Rasa Percaya Diri

Keyakinan terhadap diri sendiri perlahan akan menghilang ketika mengalami bullying. Image positif terhadap diri sendiri juga bisa terkikis dan membuat korban bullying memandang negatif dirinya sendiri. Merasa diri tidak berharga dan tidak pantas ditolong, dan berbagai pandangan serta perasaan negatif lainnya.

  • Paranoid

Cemas dan selalu merasa tidak aman adalah dampak lain dari cyber bullying. Para pelaku bully dapat kapan saja memasuki ruang pribadi korbannya melalui akses dari telepon genggam ataupun internet yang ada di komputer, sehingga korban bullying tidak pernah merasa benar  benar dapt beristirahat dari teror tersebut.

  • Gangguan Kesehatan

Kondisi fisik pun bisa juga terpengaruh oleh stres yang dirasakan akibat menjadi korban bullying. Penyakit – penyakit seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi atau gangguan pencernaan bisa diderita oleh para korban bullying. Bisa juga efeknya berupa ketahanan tubuh yang menurun sehingga mudah terkena penyakit flu, sakit kepala, dan lain sebagainya

  • Prestasi yang Menurun

Hilangnya minat dan konsentrasi terhadap pelajaran sekolah juga dapat menjadi salah satu dampak dari cyber bullying. Hal itu disebabkan karena sang korban terlalu fokus kepada bagaimana cara untuk mengakhiri rundungan yang ditujukan kepadanya, ataupun juga telah lelah dan kehilangan semangat untuk menjalani aktivitasnya sehari – hari.

  • Menjadi Agresif

Salah satu dampak lainnya adalah perubahan karakter. Lingkungan yang dipenuhi oleh orang – orang yang bertemperamen agresif secara tidak langsung akan turut memberi pengaruh ke alam bawah sadar seseorang hingga ia juga menjadi orang yang agresif perilakunya. Semua itu bisa terjadi sebagai hasil dari mekanisme pertahanan diri dan usaha membela diri sendiri.

  • Terbuka rahasianya, tak ada privasi

Karena pembullyan berlangsung di dunia maya, maka rasanya akan lebih memalukan bagi para korbannya. Sebab semua hal yang berkaitan dengan cyber bullying akan tersebar dengan mudah di internet. Pesan pesan jahat, gambar, teks serta semua yang berhubungan bisa dilihat dan dibagikan oleh banyak orang dalam waktu yang lama, bahkan mungkin selamanya.

  • Merasa terisolasi

Cyberbullying akan membuat korbannya merasa terkucil dan  kesepian. Pengalaman ini tentu saja menyakitkan karena bagi remaja, pergaulan dengan teman adalah suatu hal yang penting. Ketika seorang anak tidak memiliki teman, hal ini dapat mengarah kepada bullying. Terlebih lagi, ketika bullying sedang berlangsung, memutuskan akses kepada internet dapat membuat seorang anak remaja merasa sedang memutuskan komunikasi dengan dunianya. Sebab, internet adalah cara mereka berkomunikasi dengan sebayanya, dan menghilangkannya akan membuat meteka merasa terasing.

  • Gangguan pola tidur

Gangguan tidur atau insomnia adalah efek yang umum terjadi jika seseorang sedang merasakan stres berkepanjangan. Selain mempengaruhi pola makan, stres yang dirasakan juga dapat mempengaruhi pola tidur dari korban bullying. Contohnya, menjadi sulit tidur, terlalu banyak tidur dan tidak melakukan kegiatan lain, atau mengalami mimpi buruk.

  • Bunuh Diri

Cyber bullying meningkatkan resiko bunuh diri. Anak – anak yang disiksa terus menerus oleh teman sebaya melalui pesan teks, pesan instan, media sosial dan lainnya seringkali akan mulai merasa putus asa. Bisa saja mulai berkembang pemikiran bahwa satu – satunya jalan untuk melepaskan diri adalah dengan bunuh diri.

 

Banyak orang tua yang membebaskan penggunaan gadget dan internet kepada anak dengan alasan kemajuan zaman. Memberikan gadget juga sebagai cara mudah untuk menenangkan anak agar orang tua dapat mempunyai waktu untuk diri sendiri. Namun banyak dari mereka yang tidak menyadari bahaya dibaliknya, dan lupa untuk memberi pengawasan yang layak saat anak menggunakan gadget.

Tetap awasi dan batasi penggunaan gadget kepada anak di bawah umur, karena mereka bisa terbawa arus dan melukai seseorang tanpa di sengaja.

Penggunaan gadget sesungguhnya memerlukan kemampuan kontrol diri yang baik, artinya pengguna gadget seyogianya telah dapat mengontrol emosinya sendiri sehingga tidak menyalah gunakan gadget tersebut,misalnya untuk melakukan cyber bullying. Oleh sebab itulah, seharusnya para orang tua lebih meningkatkan pengawasan ketika anak sedang menggunakan gadget agar anak terhindari dari menjadi korban bullying maupun menjadi pelaku cyber bullying.

 

 

 

 

 

 

 

 

asila
Author: asila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X

Main Menu

Chat Dengan Cs